fbpx

4 Janji Ahli Neraka

by noraina
0 comment 22 views

Masih mahu berbuat jahat di atas dunia bermakna perlekehkan kebenaran tentang siksaan neraka di dalam al-Quran.

Apabila manusia telah kembali ke alam akhirat dan telah melalui perhitungan dari Allah SWT maka tiada lain tempat untuk manusia di tempatkan melainkan ke syurga atau ke neraka. Syurga tempat paling tenang dan paling bahagia buat insan yang telah bersungguh-sungguh patuh diri kepada perintah Allah di atas dunia. Namun sebaliknya bagi penghuni di neraka. Tempat yang paling azab yang  tiada persamaan  azab yang berada di atas dunia ini.

Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tiada gunanya. Inilah yang terjadi  kepada penghuni neraka. Mereka menyesal teramat sangat dan menuntut janji kepada Allah untuk minta dikembalikan ke atas dunia.

Q Adakah penyesalan yang berkait dengan masa?

A Penyesalan seseorang dari sudut masa dan tempat terbahagi kepada dua bahagian:

1.Penyesalan di dunia

a. Penyesalan terhadap hal-hal keduniaan semata-mata: Negatif

b. Penyesalan terhadap hal-hal dunia yang ada kaitan dengan akhirat: Positif

c. Penyesalan hamba selama masih hidup di atas dunia: Positif – seperti mana penyesalan seorang hamba terhadap dosa dan kesalahan yang dilakukannya semasa di dunia ini merupakan perkara yang mulia dan utama bahkan ia termasuk antara tanda-tanda taubat nasuha.

2. Penyesalan di akhirat.

Penyesalan hamba saat sudah berada di dalam kubur  atau di alam akhirat (neraka) adalah  sia-sia. Firman Allah SWT: “Sesungguhnya (dengan keterangan-keterangan yang tersebut), Kami memberi amaran kepada kamu mengenai azab yang dekat (masa datangnya), – iaitu hari seseorang melihat apa yang telah diusahakannya; dan orang yang kafir akan berkata (pada hari itu): “Alangkah baiknya kalau aku menjadi tanah (supaya aku tidak dibangkitkan untuk dihitung amalku dan menerima balasan)”. (An-Naba’ 78: 40).

Q Apakah permohonan  ahli neraka  kepada Allah?

A Mereka memohon kepada Allah untuk dikembalikan ke dunia walaupun seketika dengan sejumlah alasan. Di antara janji-janji ahli neraka:

1.Melakukan amal saleh

Mereka berjanji sekiranya diberikan kesempatan untuk hidup kembali ke dunia, mereka akan melakukan amal soleh sebanyak-banyaknya. Firman Allah SWT: “Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (As-Sajadah 32 :12)

Permohonan tersebut dijawab penuh sindiran oleh Allah dalam firman-Nya: “Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan dari-Ku): “Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama. Maka rasakanlah olehmu (siksa ini) disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dengan harimu ini (hari Kiamat); sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal, disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan.” (As-Sajadah 32: 13 -14)

2. Beramal dengan Kitab Allah dan sunnah Rasul

Setelah melalui siksaan yang dahsyat mereka berjanji kepada Allah untuk mengamalkan apa sahaja yang telah diperintah dalam Kitab-Nya dan mengikut segala ajaran  Rasulullah. Rintihan ini  terkandung dalam surah Ibrahim, ayat 44: “Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada hari itu) datang azab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang zalim: “Ya Tuhan kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul… .”

Apa jawapan Allah kepada mereka? Firman Allah SWT:

(Kepada mereka dikatakan):”Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?, dan kamu telah berdiam di tempat-tempat kediaman orang-orang yang menganiaya diri mereka sendiri, dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan. (Ibrahim 14: 44-45)

3. Akan berbuat kebaikan

Mereka terus menjerit-jerit mahu balik ke dunia  akan melakukan perbuatan baik, sebagaimana Firman Allah SWT: “Bahkan mereka menjerit-jerit di dalam  neraka itu (sambil merayu), “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami(daripadaazab ini). Kami akan mengerjakan amal saleh, yang lain daripada apa yang pernah kami kerjakan.” (Fatir 35: 37)

Teriakan dan tangisan itu tidak bermakna lagi sekalipun mereka mengalirkan air mata darah.

Lalu apakah respon Allah kepada mereka? Dalam ayat yang sama Allah SWT terus menjawab rayuan mereka dalam nada penuh kemarahan dan tempelak:

Bukankah Kami telah melanjutkan umur kamu dan memberkan masa yang cukup untuk berfikir dan beringat padanya oleh sesiapa yang suka berfikir dan beringat? Serta kamu pula telah didatangi rasul (Kami) yang member peringatan. Oleh itu rasakanlah (azab), kerana orang yang zalim tidak akan beroleh sesiapa pun yang dapat member pertolongan. (Fatir 35: 37)

4. Tinggalkan perbuatan jahat

Ahli neraka terus merayu jika dizinkan pulang sebentar ke dunia, mereka berjanji meninggalkan kejahatan yang telah dilakukan selama di dunia dahulu, sepertimana Firman Allah SWT: “Mereka berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang sesat. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang zalim” (Al-Mukminun 23: 106 – 107)

Kemudian dijawab oleh Allah SWT  tanpa belas kasihan di dalam firman-Nya:

Tinggallah (kamu semua) dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku. Sesungguhnya, ada golongan dari hamba-hamba- Ku berdo’a ( di dunia): “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat yang paling Baik. Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu menertawakan mereka. (Al-Mukminun 23: 108-110)

Q Apa yang berlaku setelah itu? Apakah penghuni neraka  terus merayu, merintih, meratap dan berjanji lagi?

A Setelah itu jeritan para penghuni neraka tidak kedengaran lagi oleh Allah. Kali ini mereka benar-benar berada di dalam keadaan putus asa. Tubuh hangus disiksa dalam keadaan mengerikan  ditambah pula dengan kemuncak siksaan batin apabila penghuni neraka ini  disindir oleh Allah SWT dengan peringatan-peringatan keras yang  maha menyakitkan.

Setelah mengetahui akan janji-janji serta penyesalan penghuni neraka yang telah Allah khabarkan di dalam al-Quran, apakah kita akan terus bersikap dan berkata-kata seperti mereka juga? Apakah kita yang  masih berada di dunia ini terus mahu  bermain-main atau berleka-leka dengan peringatan azab neraka yang telah Allah janjikan buat manusia yang ingkar? Segeralah kita bertaubat dengan taubat Nasuha dan memperbanyakkan amal saleh seperti mana yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Mudah-mudahan kita  dijauhkan  dari sifat dan perbuatan penduduk ahli neraka.

Sumber: Majalah Q&A / Ustaz Amaluddin Mohd Napiah

Related Posts

Leave a Comment